Pengusaha dan Investor Respons Positif Penggerebekan Teroris

Pengusaha dan Investor Respons Positif Penggerebekan Teroris

- detikFinance
Selasa, 09 Mar 2010 18:02 WIB
Pengusaha dan Investor Respons Positif Penggerebekan Teroris
Jakarta - Penggerebekan teroris di Pamulang, Tangerang direspons positif oleh pengusaha dan investor. Namun aksi penggerebekan yang menghebohkan ini diharapkan tidak sampai membuat Presiden AS Barack Obama membatalkan kunjungannya ke Indonesia pada 20-22 Maret mendatang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM dan Koperasi Sandiaga S. Uno dan Pengamat Ekonomi dari Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa yang ditemui terpisah, Selasa (9/2/2010).
 
"Mengenai kedatangan Obama, adanya teroris ini bisa menjadi hal positif, karena sebagai upaya penindakan tegas bagi para teroris," kata Sandiaga.

"Ini mungkin bisa positif, tidak akan banyak berdampak pada iklim investasi," imbuh Purbaya.
 
Sandiaga mengatakan adanya tindakan terhadap teroris bisa dilihat sebagai upaya sungguh-sungguh Indonesia di mata AS sehingga tak mempengaruhi kunjungan Obama. Namun kata dia, kejadian ini juga bisa berdampak kebalikannya.
 
"Kalau dia (Obama) sampai batal datang maka menjadi pukulan buat kita," ucapnya.
 
Dikatakannya perang melawan teroris bukan hanya terjadi di Indonesia, keberadaan teroris dan ancaman bom bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.
 
"Kalau kunjungan Obama sampai dibatalkan justru mereka (teroris) berhasil," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Purbaya mengatakan, penggerebekan tersebut memiliki nilai tambah tersebut karena Tim Densus 88 dianggap berhasil melakukan tindakan preventif sebelum terjadi ledakan yang menimbulkan banyak korban.

"Polisi bisa mengantisipasi sebelum teroris beraksi dilapangan. Asing melihatnya sebagai bentuk kesiap-siagaan polisi. Kalau tembak-tembakan biasa," jelasnya.

Seperti yang diketahui, siang ini Tim Densus Anti Teror 88 kembali melakukan penggrebekan teroris di Pamulang, Banteng. Penggerebekan dilakukan di 2 lokasi yakni di Multiplus dan kediaman Dokter Fauzi di Gang Asem.

Dalam penggerebekan di warnet Multiplus, polisi menembak mati YI alias M yang identitasnya masih simpang siur. Sementara menurut Mabes Polri, 2 orang yang tewas dalam penggerebekan di Gang Asem berinisial R dan H.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads