Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar di acara Ulang Tahun Adhi Karya di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (10/3/2010) malam.
"Ternyata dari ide itu bersambut. Tanri Abeng (Komisaris Utama Telkom) sudah siapkan konsep atas nama Telkom, Pertamina juga punya konsep. Tadi walau tidak resmi, Dirut Adhi juga sudah menyatakan minat," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita rencanakan beberapa perusahaan dalam satu tower, digabung supaya bisa lebih besar," katanya.
Menurutnya, menara tersebut bisa menjadi simbol kebanggaan Indonesia dalam upaya pembangunan infrastruktur yang lebih baik.
"Saya rasa ini penting sekali. Kalau di Malaysia ada Menara Petronas, kenapa di Indonesia tidak ada yang sekelas itu atau bisa lebih bagus dari itu. Kita bisa kasih nama menara BUMN," ujarnya.
Sebelumnya, Mustafa berangan-angan seluruh perusahaan pelat merah bisa membangun sebuah menara layaknya menara Petronas di Malaysia.
Menara bersama itu diharapkan bisa dibangun dari dana patungan seluruh BUMN yang saat ini berjumlah sekitar 140 perusahaan.
Menurutnya, saat ini kekuatan dan cakupan BUMN tersebar dengan luas di seluruh tanah air. Ia mengharapkan, dengan adanya satu simbol berupa menara tersebut, maka kekuatan yang tersebar luas itu bisa dihimpun dalam satu tempat dan menjadi kebanggaan rakyat Indonesia.
(ang/qom)











































