Menurut Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, untuk tahap awal lahan yang akan dikembangkan mencapai 22.000 hektar. Sementara, lahan yang tersedia mencapai 32.000 hektar.
"Di Aceh kan banyak lahan terlantar. Itu kan mau coba manfaatkan untuk rakyat," katanya di kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (17/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, Direktur Utama BRI Sofyan Basir mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penghitungan mengenai jumlah kredit yang bakal disalurkan bersama bank lainnya.
"Masih kita hitung, nanti akhir Juni itu harus sudah jadi," kata Sofyan.
Selain itu, bank pelat merah itu juga sedang menggodok pembentukan konsorsium pembiyaan begitu pula dengan penentuan lead konsorsiumnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid mengatakan, dana yang dibutuhkan untuk 1 hektar sawit pada tahap awal diperkirakan sebanyak Rp 12 juta per hektar. Sedangkan untuk pengembangannya selama 5 tahun ke depan diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 35 juta per hektar.
(ang/dnl)











































