"Kami akan tagih hak kami, atas gas yang sudah kita bayar," ujar Direktur Utama PGN Hendi Priyo Santoso usai membuka Acara Peresmian Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga 2009 dan Penandatanganan MoU Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga 2010, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (18/3/2010).
Hendi menyatakan, sejak bulan Februari 2010 pasokan gas dari lapangan Grissik, Blok Corridor yang disalurkan ke para pelanggan PGN melalui pipa SSWJ (South Sumatera West Java) sudah mulai mengalami penurunan. Dari total gas yang terkontrak sebesar 396 MMSCFD (juta kaki kubik per hari), pasokan pada bulan itu menurun menjadi 250-260 MMSCFD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hendi menjelaskan, naik-turunnya pasokan tersebut tidak hanya berdampak pada pengurangan pasokan ke para pelanggannya. Namun juga bisa menyebabkan kerusakan pada fasilitas distribusi gas milik perseroan.
"Pola gas yang naik turun akan berakibat fatal pada kompresor kira, begitupun dengan di konsumen," paparnya.
Untuk itu, lanjut Hendi, saat ini pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan pemerintah untuk mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini. "Saat ini kami sedang koordinasikan dengan pemerintah," kata dia.
(epi/dnl)










































