Demikian disampaikan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh usai menghadiri acara pelantikan pejabat struktural eselon II Kementerian ESDM, di Kantor Kementerian ESDM, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (22/3/2010).
"Saya kira baik listrik dan BBM itu kita menuju harga keekonomian, kita harapkan di 2014 dan 2015. Saat itu kita sudah sampai pemahaman bersama dan sudah dipraktekkan tentang harga keekonomian itu," ujar Darwin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu yang terpikir adalah bagaimana kita mendidik masyarakat, termasuk yang tidak mampu, agar memahami yang namanya harga keekonomian. Karena kita tahu kalau harganya mahal maka dia akan hemat," paparnya.
Jika hal itu sudah diterapkan, lanjut Darwin, maka pemerintah tetap akan memberikan subsidi langsung untuk membantu masyarakat tidak mampu.
"Jadi pada waktunya, kita mengubah subsidi pada harga, menjadi subsidi pada golongan yang tidak mampu,” ungkapnya.
Terkait rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) pada bulan Juli mendatang, Darwin menyatakan saat ini pemerintah masih melakukan simulasi terkait besaran kenaikan tarif tersebut.
"Ini sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah. Itupun masih akan dikomunikasikan dengan wakil rakyat," kata dia.
Selain itu, tambah Darwin, pemerintah juga masih merumuskan kompensasi apa yang akan diberikan kepada para pelanggan kurang mampu untuk mengurangi dampak dari kenaikan tersebut.
"Kompensasi masih akan dirumuskan bersama Menteri Keuangan dan menteri-menteri terkait lainnya," paparnya.
(epi/qom)











































