"Mereka sudah komunikasi dengan kita (BKPM) dan keliatannya tahun ini bisa diaktualisasikan," ungkap Kepala BKPM Gita Wiryawan saat ditemui dalam Press Conference Economist Intelligent Unit di hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (24/3/2010).
Dari hasil pertemuan antara BKPM dengan Panasonic, diterangkan Gita, perusahaan asal Jepang tersebut siap memarkirkan dana sebagai investasi sekitar US$ 40-45 juta. Alasan yang paling mendasar adalah, Indonesia memiliki keunggulan skala populasi yang lebih besar, ketimbang negara lain di ASEAN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika mengacu pada hal tersebut, maka setiap pelaku usaha tidak perlu bingung mencari pasar karena potensinya pun besar. Panasonic juga siap menambah kapasitas produksi barang elektronik, saat pabrik ini beroperasi. Sayangnya, dia belum menyebut jumlah produksi yang ditargetkan Panasonic.
Sementara saat ditanyakan tentang pencapaian investasi dalam kuartal I 2010, diperkirakan akan terjadi kenaikan meskipun angka pastinya belum bisa Gita berikan. Pasalnya imbas krisis yang terjadi pada tahun lalu, tidak terasa lagi pada periode Januari-Maret 2010.
"Saya lihat ada kenaikan dibanding 2009. Angka pastinya April. Dan saya percaya pemulihan ekonomi dunia secara berkelanjutan akan terus terjadi dan ini berdampak positif bagi Indonesia," ucapnya.
Dirinya pun saat berkeyakinan dengan penyisiran kebijakan dan program PTSP yang berjalan efektif di tahun 2010 akan meningkatkan arus investasi ke dalam negeri.
"Kalau Januari, Februari ini memang biasanya sepi. Mereka (investor luar negeri) tentu akan melihat itu secara positif," imbuhnya.
(wep/qom)











































