Kyushu Electric dan Kogas Siap Beli LNG Senoro

Kyushu Electric dan Kogas Siap Beli LNG Senoro

- detikFinance
Kamis, 25 Mar 2010 07:14 WIB
Jakarta - Konsorsium Donggi-Senoro (DS LNG) tengah bernegosiasi dengan Kyushu Electric Power Co Inc dan Korean Gas Corp (Kogas). Kedua perusahaan ini akan menjadi pengganti Kansai Electric Power Co Inc yang batal jadi pembeli gas alam cair (Liquid Natural Gas/LNG) Senoro.

"Saat ini kami memang tengah bernegosiasi dengan mereka untuk gantikan Kansai," ujar Vice President LNG Business Pertamina, Hari Karyuliarto di Jakarta, Rabu (24/3/2010) malam.

Menurut Hari, kedua perusahaan tersebut nantinya akan menyerap LNG yang sebelumnya akan dibeli Kansai sebanyak 1 juta metric ton per tahun. Rencananya, Kyushu akan menyerap 0,3 juta metrik ton per tahun dan Kogas 0,7 juta metrik ton per tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lama kontraknya sekitar 15 tahun," ungkapnya.

Harry mengakui tertundanya proyek ini telah menyebabkan harga jual kedua calon pembeli ini lebih rendah dari kontrak sebelumnya.

"Selain karena proyek terlambat, saat inikan pesaing juga banyak jadi harga lebih rendah," jelasnya.

Sebelumnya, Konsorsium Donggi-Senoro (DS) LNG telah menyepakati Head oF Agreement (HoA) jual beli gas dengan Chubu Electric Power Co Inc dan Kansai Electric Power Co Inc masing-masing sebesar 1 juta Metric Ton per tahun selama 15 tahun.

Namun perjanjian itu akhirnya menjadi terkatung-katung setelah pemerintah dalam rapat di kantor Wapres beberapa waktu lalu memutuskan gas Senoro hanya untuk domestik. Hal itu menyebabkan pembeli Jepang mundur Kansai pada pertengahan Agustus tahun lalu.

Hingga kini kelanjutan proyek ini masih menunggu hasil sidang kabinet yang akan memutuskan alokasi gas dari Lapangan Senoro dan Matindok tersebut.

Konsorsium DS LNG terdiri atas Mitsubishi Corp dengan kepemilikan 51%, PT Pertamina (Persero) 29%, dan PT Medco Energi Internasional Tbk 20%. Pertamina dan Medco memasok gas ke kilang yang dibangun bersama dengan Mitsubishi.

(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads