Penandatanganan Joint Venture KS-Posco Molor

Penandatanganan Joint Venture KS-Posco Molor

- detikFinance
Jumat, 26 Mar 2010 14:00 WIB
Jakarta - Penandatanganan (signing) pembangunan pabrik baja patungan (joint venture agreement) antara PT Krakatau Steel (KS) dengan Pohang Iron and Steel Corporation (Posco) molor dari jadwal sebelumnya akhir Maret 2010. Padahal penandatanganan ini sangat penting dalam kepastian pembentukan perusahaan dua pabrikan baja dua negara tersebut.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) Kementerian Perindustrian Ansari Bukhari mengatakan pada tanggal 30 Maret 2010 nanti pihak Krakatau Steel akan melaporkan kepada Menteri Perindustrian terkait perkembangan terbaru soal rencana Joint Venture tersebut.

"Tadinya akhir Maret. Kita lihat apa saja yang belum selesai," kata Ansari saat ditemui di kantornya, Jumat (26/3/2010),

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan penundaan ini belum ia ketahui apa alasannya, namun akan diketahui setelah mendapat laporan dari pihak Krakatau Steel. "Kita lihat jadwal berikutnya sajalah," katanya

Sebelumnya pihak KS dengan Posco telah menandatangani memoramdum of agreement (MoA) pada tanggal 2 Desember 2009. Rencananya pabrik patungan itu akan dimulai dibangun pada Agustus 2010.

Pembangunan pabrik akan dilakukan dua tahap yang akan menelan dana hingga US$ 6 miliar dengan kapasitas 6 juta ton baja per tahun. Untuk tahap pertama akan dibangun pabrik berkapasitas 3 juta ton yang akan selesai pada tahun 2013 dengan investasi US$ 2,5-3 miliar yang akan menghasilkan produk-produk seperti HRC (hot rolled coil), slab, dan plate.

Sedangkan untuk tahap kedua akan dilakukan konstruksi pada tahun 2011 dengan kapasitas 3 juta ton, sehingga total pembangunan dari tahap pertama dan kedua dilakukan selama 5 tahun. Dari jumlah produksi ditahap kedua sebanyak 30% akan diekspor ke Vietnam untuk memenuhi pabrik baja Posco yang memproduksi baja hilir.

Lokasi pabrik baja patungan itu akan berada di Krakatau Industrial Estate Cilegon Banten, yang akan menempati lahan seluas 350 hektar.

Posco merupakan produsen baja terbesar di di Korea Selatan dengan kapasitas produksi baja 30,5 juta ton per tahun, sedangkan KS merupakan perusahaan baja pelat merah yang memproduksi baja terbesar di Indonesia hingga 2,5 juta ton per tahun.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads