"Kepemilikan tambang di Indonesia ini sangat baik dan menambah portofolio aset kami atas kebutuhan batubara sebesar 100 juta ton dari ketersedian selama ini yang tersedia sebesar 275 juta ton di India," kata Direktur Essar Group Anshuman Ruia dalam keterangan persnya, Jumat (26/3/2010).
Akuisisi iniΒ dalam rangka Essar Power untuk memiliki ketersediaan batubara mencapai 100 juta ton batubara dengan perkiraan cadangan 64 juta ton. Transaksi dilakukan beberapa waktu lalu dan diharapkan segara dilaksanakan secara penuh pada bulan April 2010.Rencananya produksi tambang ini akan dimulai dan berjalan penuh dalam satu tahu ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Essar Power merupakan perusahaan swasta terbesar kedua di India yang mampu memproduksi tenaga listrik. Essar saat ini sedang membangun 6 proyek pembangkit listrik di India dengan menaikkan kapasitas listrik dari 6.100 MW menjadi 1.220 MW pada tahun 2012.
Sementara Essar Group merupakan perusaahan India yang bergerak di bidang usaha baja, energi, tenaga listrik, komunikasi, pengiriman laut, logistik, konstruksi, dan mineral, dengan operasi perusahaan di 20 negara yang memiliki tenaga kerja 60.000 orang dengan omset US$ 15 miliar.
Tambang batubara Aries merupakan perusahaan tambang yang berlokasi di Kutai Kalimantan Timur yang memiliki kalori 600 gross calorific value (GCV) yang cocok untuk pembangkit listrik.
(hen/dnl)











































