"Mereka siap mendukung program swasembada daging sapi pemerintah Indonesia," kata Menteri Pertanian Suswono dalam siaran persnya yang dikutip detikFinance, Minggu (28/3/2010).
Suswono menjelaskan, enam perusahaan telah menandatangani MOU kerjasama dengan GAPSI (Gabungan Pembibitan Sapi Indonesia) pada Jumat (26/03/2010) lalu, bersamaan dengan berlangsungnya Konferensi Asosiasi Peternakan Northern Territory (NTCA) 2010 di Darwin, Australia.
Kesepakatan ditandatangani setelah peserta NTCA 2010 mendengar presentasi promosi investasi dari tiga Gubernur yaitu Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus Atufuri, Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dan Wagub NTB Badrul Munir.
Enam perusahaan Australia yang menandatangani MOU dengan GAPSI adalah North Australian Cattle Company, Wellard Exports, South East Asia Livestock, Consolidated Pastoral Company, Austrex, dan Landmark Global.
GAPSI sendiri dalam proyek pembibitan itu melibatkan setidaknya enam perusahaan nasional, yaitu PT Santosa Agrindo, PT Agro Giri Perkasa, PT Lembu Jantan Perkasa, PT Kadila Lestari Jaya, PT Widodo Makmur, dan PT Bedikari United Livestock Indonesia.
Sementara itu, Ketua GAPSI Adikelana Adiwoso menambahkan di luar enam perusahaan, masih banyak perusahaan lainnya yang menyatakan berminat.
"Sedikitnya tiga perusahaan lagi sudah ingin gabung pada hari kedua konferensi,’’ katanya.
(epi/epi)











































