Demikian hasil survei inflasi dan pemantauan harga mingguan yang dilakukan Direktorat Riset Ekonomi dan Kajian Moneter Bank Indonesia selama bulan Maret 2010.
"Secara mingguan BI memantau perkembangan harga di 14 kota dengan 40 komoditas. Dari hal tersebut dapat diperkirakan kecenderuangan inflasi sampai dengan minggu kelima bulan Maret 2010 dimana dari hasil survei harga itu menunjukan inflasi bulan Maret rendah. Kita perkiraan inflasi adalah 0,07% di bulan Maret 2010," ungkap Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kajian Moneter BI Perry Warjiyo dalam Forum diskusi Operasi Moneter di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (30/03/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Perry juga memaparkan survei ekspektasi konsumen. Sebagaimana diketahui BI melakukan survei ke konsumen sejak bulan Oktober 1999 di 18 kota dan terdiri dari 4.600 rumah tangga.
"Ini diperlukan untuk memantau gerakan ekonomi seperti apa. Dari survei terakhir indeks keyakinan konsumen naik 2,1 poin menjadi 107,4," ujar Perry.
Dikatakan Perry dapat dirumuskan indeks di atas 100 tersebut berarti dapat diyakini tingkat optimisme dari masyarakat masih tinggi. "Konsumen merasa yakin terhadap kondisi ekonomi negara kita," jelasnya.
Lebih lanjut BI optimistis pertumbuhan ekonomi pada tahun 2010 akan mencapai 5,6 persen.
(dru/dnl)











































