Beberapa titik yang dimaksud adalah di bidang Keberatan dan Banding, Pemeriksaan, dan Administrasi yang berhubungan langsung dengan wajib pajak.
"Lubang lainnya tersebar di berbagai bagian, namun sama-sama rawan," ungkapnya saat ditemui usai konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Selasa (30/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu tidak termasuk titik kerawanan yang ada dalam hubungan antara Ditjen Pajak serta Ditjen Bea dan Cukai. Di sini ada dua titik rawan lainnya," ujar Anwar.
Anwar mengakui untuk memperbaiki lubang-lubang tersebut memang merupakan tugas yang lebih berat baginya sebagai Ketua KPP dibandingkan jabatannya terdahulu sebagai Dirjen Bea dan Cukai.
"Iya. Mudah-mudahan kalau didukung," ujarnya saat ditanya apakah tugas menjadi Ketua KPP lebih berat daripada jabatannya dulu.
(nia/dnl)










































