Seperti yang diketahui, pada bulan ini, salah satu daerah penghasil beras di Indonesia, Karawang mengalami banjir yang cukup parah. Akibatnya, banyak areal persawahan yang rusak karena banjir tersebut. Namun, Rusman menilai musibah tersebut tidak akan mempengaruhi inflasi karena beberapa tempat di sana sudah melakukan panen.
"Ada yang kena banjir, ada juga yang sudah panen, tetapi memang ada juga yang apes, 2-3 hari mau panen malah kena banjir," ujarnya dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR. Soetomo, Jakarta, Kamis (1/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir ini, lanjut Rusman, memang tidak memberikan pengaruh yang siginifikan terhadap panen, tetapi dikhawatirkan mengganggu musim tanam. "Dikhawatirkan mulai penanaman kembali agak terganggu," jelasnya.
Sebelumnya, pada bulan ini terjadi deflasi 0,14% dengan penurunan harga beras 2,97% sehingga beras menyumbang deflasi sebesar 0,16%.
(nia/dnl)










































