Kadin: Renegosiasi AC-FTA Tidak Menggembirakan

Kadin: Renegosiasi AC-FTA Tidak Menggembirakan

- detikFinance
Senin, 05 Apr 2010 13:39 WIB
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengakui proses renegosiasi ASEAN China Free Trade Agreement (AC-FTA) sampai saat ini belum ada tanda-tanda yang menggembirakan. Kedatangan Menteri Perdagangan China beberapa hari lalu ke Jogjakarta belum membuahkan hasil terkait renegosiasi.

"Memang belum ada hasil yang mengembirakan, memang kita belum siap mengajukan sesuatu untuk kepentingan dalam negeri," kata Pjs Ketua Umum Kadin Adi Putra Tahir saat ditemui di Hotel Nikko, Jakarta, Senin (5/4/2010).

Adi mengatakan sebagai perwakilan Kadin, pihaknya menghendaki agar renegosiasi diperluas pada hal yang lebih komprehensif, yaitu tidak hanya sebatas pada barter sebanyak 228 pos tarif. Namun kata dia renegosiasi harus mengacu pada target yang lebih luas yaitu untuk kepentingan perluasan lapangan kerja dan pengembangan industri nasional (pengembangan sektor hilir) di Tanah Air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencananya pada besok siang pihak perwakilan Kadin akan menemui Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu untuk membicarakan konsep-konsep dunia usaha terkait renegosiasi dan menyikapi perkembangan renegosiasi yang belum kunjung ada tanda-tanda yang menggembirakan.

"Ini penting, supaya tanggal 23 April (Kedatangan PM China) itu ada yang kita minta," katanya.

Selain itu juga, rencananya besok komisi VI akan membentuk panja AC-FTA, setelah sebelumnya tertunda karena masa reses DPR RI. Pembentukan panja ini bertujuan dalam rangka mengawal pemerintah dalam proses implementasi AC-FTA termasuk proses renegosiasi.

(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads