"Iya katanya jam 2. Ya saya siap, saya kan prajurit, suruh apa saja kan siap," tegasnya saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Selasa (6/4/2010).
Saat ditanya mengenai agenda pemanggilan DPR RI tersebut, Tjiptardjo menyatakan dirinya diminta memberikan penjelasan terkait kasus Gayus, Reformasi Birokrasi dan kinerjan di lingkungan Ditjen Pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DPR memang sebelumnya berniat untuk memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Dirjen Pajak untuk meminta penjelasan seputar masalah makelar kasus pajak ini. DPR ingin mempertanyakan program reformasi birokrasi yang ternyata masih bisa kebobolan.
(nia/qom)










































