PLN Pastikan Listrik di Aceh Pulih Sore Ini

PLN Pastikan Listrik di Aceh Pulih Sore Ini

- detikFinance
Rabu, 07 Apr 2010 14:03 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Aceh dan Sumatera Utara akan kembali normal pada sore ini pasca gempa yang menimpa Aceh pagi ini. Sebelumnya, gempa dengan skala 7,2 SR tersebut sempat membuat 80% listrik di wilayah Sumatera Utara dan Aceh mengalami pemadaman.

"Dari 11 unit pembangkit besar di Belawan saat ini sudah beroperasi 8 unit, sebelum beban puncak nanti sore kita rencanakan semua sudah bisa beroperasi penuh," ujar Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan saat dihubungi detikFinance, Rabu (7/4/2010).

Dahlan memaparkan dalam keadaan ,gempa sistem pengaman seluruh pembangkit bekerja. Hal itu telah membuat pembangkit-pembangkit yang beroperasi di wilayah gempa secara otomatis mati. "Perlu waktu 3 jam untuk mengambil kesimpulan boleh dihidupkan lagi atau tidak. Namun secara fisik atau kasat mata tidak ada kerusakan," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, hingga pukul 10.30 Wib separuh pasokan listrik di Sumatera Utara dan Medan sudah kembali normal. Pada kondisi normal, beban puncak wilayah Sumatera Utara 940 MW dan Aceh sebesar 270 MW.

"Lebih 500 Megawatt sudah hidup. Berarti sudah separuh berhasil dinyalakan," paparnya.

Manager Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto menambahkan, gempa dengan skala 7,2 SR tersebut memang sempat membuat 80% listrik di wilayah Sumatera Utara dan Aceh mengalami pemadaman.

"Kami terus pulihkan pasokan di sana. Saat ini 60% listrik di wilayah Sumatera Utara dan Aceh sudah kembali normal. Mudah-mudahan sore ini sudah bisa normal kembali," paparnya.

Pasokan BBM Aman

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan BBM dan Elpiji ke Aceh dan Sumatera Utara Aman. "Penyaluran BBM dan elpiji berjalan seperti biasa," ujar juru bicara Pertamina, Basuki Trikora Putra.

Ia menyatakan seluruh fasilitas depot BBM yang berada di pantai barat Sumatera seperti depot-depot di Simeuleu, Gunung Sitoli, Meulaboh, Krueng Raya, dan Lhokseuamawe masih beroperasi normal.

"Seluruh kegiatan eksplorasi dan produksi migas di lapangan Pertamina juga berjalan normal," ungkapnya.

Seperti diketahui, pada pukul 05.15 Wib, gempa berpotensi tsunami 7,2 SR telah terjadi di wilayah Aceh dan Sumut dengan pusat gempa 75 kilometer tenggara Sinabang di kedalaman 34 kilometer.

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads