Prancis Incar Proyek 10.000MW

Prancis Incar Proyek 10.000MW

- detikFinance
Rabu, 07 Apr 2010 15:07 WIB
Jakarta - Prancis mengincar investasi pembangunan proyek infrastruktur dan agroindustri di Indonesia. Salah satunya, berpartisipasi dalam pembangunan proyek listrik 10.000MW tahap kedua.

"Salah satunya di bidang listrik. Mereka ingin meneruskan partisipasi dalam proyek listrik. Mungkin mereka tahu Indonesia akan membangun 10 ribu MW di tahun kedua," jelas jubir Wapres Yopie Hidayat tentang pertemuan Wapres Boediono dan Delegasi Prancis.

"Mereka ingin menegaskanΒ  apa pihak Indonesia mengganti kebijakan Public Private Partnership, dijawab tidak," imbuh Yopie di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Prancis juga tertarik untuk membangun pelabuhan di Halmahera dan membangun jaringan kereta api.

"Yang terakhir soal kereta api. Apa pemerintah memperhatikan kereta api? Oh sangat. Kita sudah punya tim yang sekarang sedang merancang bagaimana program untuk kereta api. Prioritas kereta api komoditas di luar Jawa untuk angkut batubara dan sawit. Kalau kereta api penumpang, di Jawa masih sangat luas," ujar Yopie.

Yopie menambahkan, ada 4 alasan delegasi Prancis itu untuk berinvestasi di Indonesia. Pertama kebijakan makroekonomi yang sudah terbukti prudent, pasar domestik yang sangat besar, infrastruktur yang terbatas membuat mereka mempunyai peluang besar untuk berinvestasi dan faktor politik yang stabil.

Sementara Wakil Ketua MEDEF (The Mouvement des Entreprises de France/ Gerakan Pengusaha Prancis) Thierry Courtaigne mengatakan ada 2 prioritas di Indonesia di mana Prancis bisa melakukan investasi sesuai dengan keahliannya.

"Pertama infrastruktur. Kita memimpin dalam dunia infrastruktur, perkapalan, listrik, dan sebagainya. Kemudian agroindustri. Ini merupakan prioritas negara Anda. Dan kita akan membagi keahlian kita melalui Public Private Partnership," ujar Courtaigne.

Sedangkan Dubes Prancis Philippe Zeller belum bisa mengatakan total investasi Prancis yang akan masuk ke Indonesia. Namun dia menyebutkan kini total investasi dari 150 perusahaan yang ada di Indonesia berjumlah Rp 10 triliun.

"Seperti investasi Total di Mahakam, Kalimantan. Mereka akan berinvestasi untuk 6 tahun ke depan dan sedang bernegosiasi. Dan jumlah ekspor impor antara dua negara berjumlah Rp 20 triliun tiap tahun. Dan Prancis menjual lebih banyak ke Indonesia," ujar Zeller.

(nwk/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads