Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa 5,6% di 2010

Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa 5,6% di 2010

- detikFinance
Kamis, 08 Apr 2010 11:39 WIB
Jakarta - Bank Dunia optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh di atas 5,6% pada tahun 2010, lebih tinggi dari perkiraan Bank Dunia sebelumnya hanya memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,4%.

Selain itu, World Bank juga memproyeksikan pada tahun 2011 pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 6,2%.

Demikian disampaikan oleh Ekonom Senior Bank Dunia untuk Indonesia dalam Enrique Blanco Armas dalam World Bank East Asia and Pacific Update 2010 di Graha Energi, Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (08/04/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,6% atau bahkan lebih pada 2010, dengan pendorong utama diperkirakan akan terus datang dari permintaan daya beli riil rumah tangga," jelas Enrique.

Ia menambahkan, pertumbuhan investasi juga diharapkan meningkat pada tahun 2010 berkat harga-harga komoditas yang lebih tinggi dan permintaan eksternal.

Di tempat yang sama, Ekonom Utama Asia Timur dan Pasifik Ivalo Izvorski mengatakan total konsumsi pemerintah pada tahun 2010 akan mencapai 8,1%.

"Selain itu, private consumption (Konsumsi Masyarakat) akan mencapai 5,3% dengan dipengaruhi oleh dampak stimulus fiskal, harga-harga komidtas yang cenderung moderat dan pendapatan masyarakat yang meningkat," katanya.

Lebih lanjut Ivalo mengatakan, World Bank mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai dengan triwulan I-2010 mencapai 5,7%. "Meningkat jika dibandingkan dengan triwulan-I tahun 2010 sebesar 5,4%," tegasnya.

Ia juga menuturkan secara keseluruhan Asia Timur telah pulih dari krisis perekonomian. "Sebagian besar dikarenakan China, output, ekspor dan pengangguran di wilayah itu sebagian besar telah kembali ke tingkatan sebelum krisis," ungkapnya.

Memimpin di tingkat perekonomian global, lanjut Ivalo, pertumbuhan ekonomi di Asia Timur yang sedang berkembang sepertinya akan meningkat menjadi 8,7% pada tahun 2010. "Setelah sebelumnya mengalami penurunan dari 8,5% pada tahun 2008 menjadi 7,0% pada tahun 2009," tutupnya.

(dru/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads