"Kalau nggak ada kenaikan TDL, inflasi 4,8%. Kalau ada kenaikan TDL 15%, menambah 0,36% sehingga inflasi 2010 menjadi 5,2%," ujar Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution dalam rapat pembahasan RAPBN-P 2010 antara pemerintah dengan Badan Anggaran DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (9/4/2010).
Darmin menilai dengan adanya revisi suku bunga global dari lembaga-lembaga internasional dari 2,8-3,1% menjadi 3,5-3,9% membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darmin mengatakan pertumbuhan ekonomi 2010 tidak hanya ditopang oleh konsumsi, tetapi juga ditopang oleh peningkatan investasi yang signifikan.
"Mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik dari perkiraan sebelumnya, mencapai antara 5,5-6% kemungkinan besar mendekati 6% lebih tinggi dari kisaran proyeksi yang kami sampaikan akhir Desember 2009 5-5,5%," jelasnya.
Untuk nilai tukar dolar AS, Darmin mengatakan akan berada pada kisaran Rp 9.000/US$-Rp 10.000/US$ dengan titik tengah Rp 9.500/US$.
Sedangkan, untuk suku bunga SBI 3 bulan, pihaknya mengasumsikan pada kisaran 6,5-7% karena dipengaruhi oleh pergerakan inflasi.
(nia/dnl)










































