52% Subsidi Listrik Dinikmati Orang Mampu

52% Subsidi Listrik Dinikmati Orang Mampu

Wahyu Daniel - detikFinance
Sabtu, 10 Apr 2010 13:13 WIB
52% Subsidi Listrik Dinikmati Orang Mampu
Bandung - Di saat pemerintah ngos-ngosan mencari dana tambahan untuk meningkatkan anggaran subsidi, ternyata 52% dana subsidi dinikmati orang-orang yang tidak berhak.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, tahun ini pemerintah menambah anggaran subsidi listrik dari Rp 37,8 triliun menjadi 54,5 triliun.

"Tapi 52% dari dana tersebut dinikmati oleh mereka yang tidak berhak atau dinikmati oleh pelanggan berdaya listrik besar, yang artinya dinikmati masyarakat menengah ke atas," tuturnya dalam workshop Forum Wartawan Keuangan dan Moneter (Forkem) di Hotel Savoy Homann, Bandung, Sabtu (10/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menghindari hal ini terus-terusan terjadi, Hatta mengatakan pemerintah akan mengubah mekanisme subsidi sehingga tepat sasaran dan tidak 'bocor' kepada orang-orang yang sebenarnya tidak perlu menikmati subsidi tersebut.

"Jadi pemerintah bukannya menghilangkan subsidi. Makanya jangan asal ngomong pemerintah itu neolib, ini (subsidi) beda hubungan dengan neolib," tandas Hatta.

Pemerintah memerlukan waktu kurang lebih 4 tahun untuk mengubah pola subsidi listrik sehingga tepat sasaran.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads