Menurut Presiden Direktur Pertamina EP Salis S Aprilian, perpanjangan kontrak ini menunjukkan komitmen Pertamina untuk terus memasok kebutuhan gas di dalam negeri.
"Kami akan terus berkomitmen untuk mengutamakan pasokan gas ke domestik," ujar Salis di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (13/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian juga pasokan untuk Pupuk Kujang merupakan amandemen kontrak saat ini yang berlaku untuk 5 tahun mulai 1 Januari 2012 hingga 31 Desember 2016 dengan volume 39 MMSCFD.
"Titik penyerahannya di stasiun Dawuan, Cikampek, Jawa Barat," kata dia.
Sementara pasokan untuk PJB Muara Tawar merupakan perpanjangan kontrak jual beli gas selama 2 tahun mulai 21 Juni 2010 hingga 20 Juni 2012 dengan volume kontrak 25 MMSCFD senilai US$ 81 juta.
Selain Pertamina EP, pada hari ini juga ditandatangani kontrak antara PT Medco EP Indonesia dan PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya. Volume kontrak 1 MMSCFD selama tiga tahun dari 2010 hingga 2013 dengan nilai 2,43 juta dolar AS. Gas ini digunakan untuk menyukseskan program gas kota di Palembang.
(epi/qom)











































