Pelayanan Bea Cukai Terganggu Kerusuhan di Tanjung Priok

Pelayanan Bea Cukai Terganggu Kerusuhan di Tanjung Priok

- detikFinance
Rabu, 14 Apr 2010 14:36 WIB
Pelayanan Bea Cukai Terganggu Kerusuhan di Tanjung Priok
Jakarta - Kerusuhan akibat rencana penggusuran makam Mbah Priok di pelabuhan Koja, Tanjung Priok cukup berdampak luas. Kerusuhan ini membuat pelayanan arus barang di pelabuhan Tanjung Priok terganggu, sehingga harus ada pengalihan pintu keluar masuk peti kemas.

Demikian disampaikan oleh Kabag Humas Ditjen Bea dan Cukai Efi Suhartantyo kepada detikFinance, Rabu (14/3/2010).

"Pelayanan Bea Cukai terganggu, namun kami sudah berkoordinasi dengan Kepolisian dan pihak Pelindo. Kami mengalihkan jalur arus barang dari pintu Koja," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Efi mengatakan, karena kerusuhan ini, maka pemeriksaan barang-barang di jalur merah tidak bisa dilakikan di JICT (Jakarta International Container Terminal) karena harus melewati pintu Koja.

"Jadi barang-barang di jalur merah untuk sementara ini diperiksa langsung dari kapal, tidak bisa ditarik ke JICT. Jadi dari pagi kami sudah mengkoordinasikan dengan berbagai pihak terkait agar pelayanan tetap lancar. Namun ternyata agak terganggu," tegasnya.

Seperti diketahui, rencana penggusuran makam Mbah Priok berbuntut pada kerusuhan, Data dari Administrator Pelabuhan Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai, Kementrian Perhubungan, hingga pukul 13.30 WIB, tercatat korban luka dari Brimob 9 orang, warga sipil 6 orang, polisi lalu lintas 1 orang, Satpol PP 36 orang, dan anggota Forum Betawi Rempug (FBR) 2 orang. 
(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads