"Kalau berlanjut ini akan memprihatinkan, soalnya besok Kamis-Jumat hari ekspor," kata Sekjen GPEI Toto Dirgantoro saat dihubungi detikFinance, Rabu (14/4/2010).
Ia menegaskan rasa kekecewaannya terhadap pihak-pihak yang tidak bisa menahan diri padahal seharusnya masalah ini tidak terjadi jika ada dialog. Toto menambahkan kejadian ini dipastikan mengganggu kelancaran arus barang ekspor maupun impor di Tanjung Priok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kata dia, jika dampak kerusuhan berkepanjangan hingga besok, maka bagi eksportir yang masa kadaluarsa L/C-nya hingga besok pagi maka akan berdampak tidak terangkutnya barang-barang ekspor hingga menunggu sampai kapal berikutnya di pekan depan. Sedangkan kapal-kapal yang datang akan menumpuk karena tidak bisa mengangkut barang.
"Kita kecewa dan prihatin, ini mengganggu kelancaran arus barang," ucapnya.
(hen/dnl)










































