Samakan Gayus dengan Kyai, Tjiptardjo Harus Minta Maaf

Samakan Gayus dengan Kyai, Tjiptardjo Harus Minta Maaf

- detikFinance
Kamis, 15 Apr 2010 22:10 WIB
Jakarta - Anggota DPR-RI Komisi XI Nusron Wahid mendesak Direktur Jenderal Pajak M.Tjiptardjo untuk memohon maaf kepada seluruh umat Islam.

Pasalnya, pernyataan Tjiptardjo yang menyamakan sikap Gayus Tambunan dengan seorang Kyai (Ulama) telah membuat geram beberapa ormas Islam.

"Seminggu ini saya banyak tamu, SMS dan telepon yang masuk. Semua itu meminta DPR untuk mendesak Dirjen Pajak mencabut pernyataannya dan permohonan maafnya. Hal tersebut dikarenakan Tjiptardjo pernah memohon pemakluman kepada masyarakat karena perbuatan Gayus," ujar Anggota DPR dari Fraksi Golkar ini dalam pembahasan APBN-P di Gedung DPR-RI, Jakarta, Kamis (15/04/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemakluman yang dimohonkan oleh Gayus, lanjut Nusron, diprotes banyak umat Islam karena Tjiptardjo menyamakan Gayus dengan iman-nya seorang Kyai yang naik turun.

"Tjiptardjo menyamakan Gayus dengan iman seorang Kyai yang kadang naik turun," ucapnya.

Dikatakan Nusron, besok akan ada demonstrasi besar-besaran akan dilakukan di Direktorat Jenderal Pajak. "Sebelum terjadi kasus Priok kedua maka Tjiptardjo harus meminta maaf," tambahnya.

Pernyataan Tjiptardjo yang diprotes ini termuat dalam Koran Tempo Edisi 5 April 2010. Di koran tersebut, Tjiptardjo diajukan pertanyaan seputar Gayus mengenai perlunya perbaikan proses rekrutmen.

Dilontarkan pertanyaan demikian, Tjiptardjo menjawab:

"Dalam rekrutmen, kami sudah mencari yang bagus. Tapi kan tidak ada teknik untuk meramal orang ini bakal jadi penjahat atau tidak. Kyai saja imannya naik-turun. Pas kepepet dan kebetulan ada peluang korupsi, ya, diambil. Lama-lama ketagihan. Apalagi ternyata tidak ketahuan," kata Tjiptardjo seperti dikutip dari Koran Tempo. (dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads