Chairul Tanjung akan akan merangkul pelaku pasar tradisional dan melakukan pembinaan terhadap para petani, nelayan dan peternak dalam mengelola Carrefour.
Â
Bahkan lebih jauh lagi Chairul Tanjung menargetkan dalam waktu 3 tahun bisa mengubah image Carrefour yang saat ini banyak mendapatkan kritikan sebagian kelompok masyarakat menjadi dicintai masyarakat.
Â
"Dalam waktu paling lambat 3 tahun akan menjadi Carrefour institusi yang dicintai semua pihak," katanya dalam acara konferensi pers di Gedung Menara Bank Mega, Jakarta, Jumat (16/4/2010).
Â
Chairul mengatakan setelah ini, setiap gerai Carrefour di Indonesia akan dibentuk Pojok Rakyat yaitu tempat khusus penjualan bagi pedagang-pedagang kecil termasuk ibu-ibu PKK yang berlokasi dekat outlet-outlet Carrefour.
Â
"Kita akan bina, mereka bisa menjual barangnya di pojok rakyat," ucapnya.
Â
Ia mengakui saat ini Carrefour masih belum dicintai oleh semua kelompok masyarakat. Chairul juga berjanji akan menyelesaikan masalah-masalah yang melilit Carrefour saat ini seperti permasalahan dengan KPPU.
Â
"Dengan hadirnya kita, masalah komunikasi bisa selesai," katanya.
Â
Bahkan kata dia sesuai dengan pembicaraan dengan CEO Carrefour Group terjadi pembicaraan panjang lebar, termasuk opsi-opsi pengembangan di luar Indonesia.
Seperti diketahui, Chairul Tanjung melalui kelompok usahanya, Para Group mengakuisisi 40% saham PT Carrefour Indonesia senilai lebih dari Rp 3 triliun. Akuisisi itu dilakukan Trans Corp melalui PT Trans Ritel, sebuah anak perusahaan Trans Corp dibawah Para Group.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(hen/qom)











































