KPPU Cium 'Aroma Tak Sedap' di Shanghai Expo

KPPU Cium 'Aroma Tak Sedap' di Shanghai Expo

- detikFinance
Sabtu, 17 Apr 2010 12:03 WIB
Jakarta - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) mengendus adanya persaingan yang tak sehat dalam proses tender pengadaan paviliun Indonesia dalam acara pameran World Expo 2010 di Shanghai, China.

Kepala Biro Humas KPPU A. Junaidi mengatakan, dalam hasil monitoring yang dilakukan, KPPU melihat adanya pelanggaran aturan tender dalam pengadaan paviliun.

"Dari hasil monitoring ada isu hukum yang sedang kita perdalam, yaitu dalam proses tender, kemudian ketentuan dasar hukum proses pemilihannya, dan proses penentuan harga penawarannya," katanya kepada detikFinance, Sabtu (17/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Junaidi mengatakan, KPPU akan mendalami berbagai informasi dari beberapa saksi dan dokumen yang ada untuk lebih memperjelas apakah ada pelanggaran dalam pengadaan tersebut.

"Kita juga nantinya akan memanggil Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) untuk memintai keterangan langsung," tandasnya.

World Expo 2010 di Shanghai China yang dibuka 30 April-31 Oktober 2010. Acara ini ditargetkan akan dikunjungi sebanyak 100 juta orang dari seluruh penjuru dunia selama digelar 6 bulan. Ajang ini diharapkan sebagai sarana mempromosikan Indonesia (national branding) di mata dunia dan akan mendorong investasi, perdagangan dan wisata Indonesia.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads