Target Produksi Minyak BP Migas Dinilai Terlalu Rendah

Target Produksi Minyak BP Migas Dinilai Terlalu Rendah

- detikFinance
Senin, 19 Apr 2010 19:46 WIB
Jakarta - Kementerian ESDM menilai target optimistis produksi dan lifting minyak yang diusulkan BP Migas sebesar 917.000 barel per hari, terlalu rendah.

"Itu tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Targetnya diharapkan tetap sekitar 965.000 bph. Kalau kurang ya tidak sampai seperti segitu turunnya," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, Evita Herawati Legowo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/4/2010).

Sebelumnya, Kepala BP Migas R Priyono menyatakan angka optimis produksi minyak yang pasti bisa dicapai  pada tahun ini sebesar 917.000 barel per hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun target tersebut lebih rendah dibandingkan dengan target yang ditetapkan dalam APBN 2010 sebesar 965.000 bph, namun Priyono mengatakan angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan kemampuan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang dalam program kerja dan anggaran KKKS menyatakan hanya sanggup 877.000 bph .

"Tanpa bermaksud menurunkan target poduksi yang kami lakukan, namun melalui perhitungn teknis yang kami lakukan 917.000 barel per hari adalah angka optimis dan pasti bisa kami dicapai 2010," kata Priyono.

Untuk itu, BP Migas mengusulkan agar target produksi dalam nota APBN Perubahan 2010 ditetapkan dalam bentuk kisaran untuk menjaga penerimaan negara.

Jika usulan ini setujui untuk, maka BP Migas mengusulkan agar target produksi minyak ditetapkan di kisaran 917.000 bph hingga 965.000 bph. Range ini diusulkan untuk menjaga kepastian penerimaan negara.

(epi/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads