Hutchison Whampoa menyatakan kekecewaannya menyusul kericuhan yang terjadi saat penertiban lahan di sekitar lokasi makam Mbah Priok. Meski kecewa, investor asal Hong Kong itu masih akan menanamkan modalnya di tanah air.
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Pelindo II RJ Lino di depan anggota Komisi VI DPR, Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/4/2010).
"Mereka tidak menunjukkan (kecewa) kepada saya, tapi sebenarnya iya (kecewa). Belum ada pembicaraan Hutchison akan hengkang," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang banyak sekali rumor yang beredar menyusul kejadian tersebut. Ada juga yang bilang saya bayar Rp 11 miliar kepada Satpol PP. Tapi bisa saya pastikan semua itu tidak benar," katanya.
Ia mengaku malu kepada beberapa investor asing yang menanamkan modalnya di sekitar lokasi tersebut. "Kita sebagai bangsa yang terhormat harus berikan komitmen yang baik kepada
Sejak tahun 1999 pemerintah telah memberikan hak penggunaan kawasan pelabuhan tersebut kepada Hutchison melalui anak usahanya Grosbeak Pte Ltd.
Perusahaan asal Hong Kong ini memegang kepemilikan Jakarta International Container Terminal (JICT) sebesar 51 persen. Sementara sisanya sebanyak 49 persen dipegang oleh Pelindo II.
(ang/dnl)











































