Merpati Sapih 2 Unit Usaha

Merpati Sapih 2 Unit Usaha

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 20 Apr 2010 17:17 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) tengah melakukan kajian terhadap kemungkinan pemisahan (spin off) atas dua unit usaha PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) dalam rangka penyehatan dan pengamanan terhadap pembayaran kembali utang Merpati ke PPA.

Dua unit usaha tersebut yaitu Merpati Maintenance Facility (MMF) dan Merpati Training Center (MTC) yang akan dipisah menjadi perusahaan yang berdiri sendiri.

"Proses spin off kedua unit tersebut sedang dalam persetujuan pemegang saham," kata Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Logistik dan Pariwisata Harry Susatyo dalam RDP bersama Komisi VI DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, dalam rangka membiayai penyelamatan Merpati, PPA melakukan restrukturisasi dan revitalisasi MNA melalui pemberian bantuan dana dalam bentuk pinjaman sebesar Rp 300 miliar.

Dana itu digunakan untuk program rasionalisasi SDM sebesar Rp 223 miliar, program perpindahan kantor pusat ke Makassar Rp 10 miliar, program revitalisasi armada propeller Rp 12 miliar, perbaikan cash flow guna menambah modal kerja Rp 50 miliar, dan dana untuk contingency plan Rp 5 miliar.

Ia menambahkan, kondisi keuangan Merpati sejak 2005 sampai dengan 2008 terus mengalami kerugian sehingga ekuitas perusahaan menjadi negatif Rp 1,37 triliun dan posisi utang mencapai Rp 1,85 triliun pada akhir Mei 2008.

"Suntikan modal dari pemerintah dalam bentuk PMN sebesar Rp 450 miliar pada 2007 tidak mampu mengatasi permasalahan fundamental defisit cash flow perusahaan," ungkapnya.

Sedangkan untuk RKAP 2010, MNA menargetkan laba usaha sebesar Rp 209,5 miliar atau meningkat 1.926% dari prognosa tahun 2009 karena adanya penambahan armada online sebesar 107% dibandingkan prognosa tahun 2009.

"Hal tersebut cukup memberikan gambaran bahwa kinerja Merpati telah mengalami perbaikan dan peningkatan yang cukup signifikan," jelasnya.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads