Β
"Saya bilang di rapat kabinet kalau investasi sebesar ini, semua menteri harus mengawalanya jangan dibiarkan sendiri, jangan menteri perindustrian mengawal sendirian harus semua mengawal," kata Hidayat saat ditemui JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/4/2010).
Β
Hidayat mengungkapkan setelah sebelumnya tertunda penandatangan kesepakatan joint venture Posco-KS dari akhir Maret menjadi akhir April 2010. Justru saat ini kembali mengalami penundaan karena masalah-masalah korporasi internal kedua belah pihak. "Mundur satu dua bulan, membahas internal seperti masalah saham," ujar Hidayat.
Β
Selain itu kata Hidayat, pihak Krakatau Steel saat ini sedang mempersiapkan upaya perusahaan baja tersebut untuk melantai di bursa (initial public offering/IPO) pada Oktober 2010 nanti. "Jadi lebih banyak masalah korporasi, masalah perizinan itu tanggung jawab pemerintah lah," katanya.
Β
Seperti diketahui investasi Posco untuk membangun pabrik baja dengan Krakatau Steel akan menelan dana hingga US$ 6 miliar dengan target produksi baja sebesar 6 juta ton.
Jika tidak ada aral melintang pembangunan konstruksi pabrik baja yang berlokasi di Cilegon tersebut bisa dilakukan pada tahun ini dilakukan dengan dua tahap.
(hen/dnl)











































