"Targetnya bisa menurunkan subsidi sekitar 40%," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/4/2010).
Menurut Evita, penurunan subsidi baru akan dicapai setelah sistem tersebut diterapkan di lapangan selama 2 sampai 3 tahun. Evita menjelaskan, saat ini pihaknya masih mengkaji sejumlah skenario untuk mengurangi besaran BBM bersubsidi dalam APBN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami masih belum tahu dengan cara apa, yang jelas target itu (penurunan subsidi) akan tercapai setelah itu diterapkan," kata dia.
(nu2/dnl)











































