Demikian rangkuman hasil pembicaraan Dubes RI untuk Italia Mohamad Oemar dengan para pejabat Trieste di kawasan Friuli Venezia Giulia, Italia, seperti disampaikan Sekretaris III Politik Danny Rahdiansyah kepada detikfinance, Sabtu (24/4/2010).
Pembicaraan dengan walikota, pemuka Trieste, Kepala Departemen Hubungan Luar Negeri dan kalangan pengusaha kawasan Friuli Venezia Giulia, yang berlangsung Jumat (23/4/2010) itu dalam rangka membuka peluang kerjasama lebih luas di berbagai bidang dan upaya menembus pasar kawasan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Oemar, Trieste merupakan kota sangat penting di Italia, karena letaknya strategis menghadap laut Adriatik dekat perbatasan antara Italia dan Slovenia di kawasan Balkan. Tingkat ekonomi dan industrinya tinggi, dan juga memiliki pelabuhan bebas satu-satunya di Italia.
Sebagai langkah awal kemitraan lebih erat, pada hari sama juga dibuka dan diresmikan kantor baru Konsulat Kehormatan RI di Trieste. Sebelumnya Konsul Kehormatan RI di Trieste, Vincenzo Sandalj, telah dilantik pada 7/4/2010.
Kemitraan Trieste-Indonesia akan semakin diperkuat dengan keikutsertaan Indonesia pada kegiatan-kegiatan promosi perdagangan di Trieste, termasuk pameran kopi Trieste Expresso Expo 2010, salah satu ajang promosi kopi paling bergensi di dunia.
Pemuka Trieste, Alessandro Giachetti, bahkan dengan antusias menawarkan kantornya untuk digunakan sebagai tempat kegiatan promosi Indonesia di waktu mendatang.
“Indonesia sebagai negara multietnik berkepribadian terbuka sangat mirip dengan karakter masyarakat Trieste. Kami akan senang apabila bisa menjadi tuan rumah bagi kegiatan promosi Indonesia di Trieste," ujar Giachetti, yang sebelumnya adalah Wakil Mendagri Italia.
Kepala Departemen Hubungan Luar Negeri kawasan Friuli Venezia Giulia, Prof. Federica Seganti menyampaikan bahwa Trieste merupakan kawasan otonomi, yang memiliki kewenangan melakukan hubungan luarnegeri dengan sejumlah negara.
Saat ini Trieste memfokuskan kerjasama dengan Afrika Utara dan kawasan Balkan. Oleh sebab itu kemitraan erat dengan Indonesia sebagai negara kunci di Asia Tenggara merupakan peluang sangat menjanjikan.
(es/es)











































