Demikian dikemukakan oleh Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu dalam pesan singkat yang diterima detikFinance, Minggu (25/4/2010) malam.
"Walaupun dirasa berat bagi BUMN, namun setelah dilakukan perhitungan, permintaan tersebut diusahakan dipenuhi walaupun sebagian akan dipenuhi dari dividen interim tahun buku 2010," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Said menambahkan, peningkatan tersebut seiring dengan meningkatnya keuntungan BUMN tahun buku 2009 dari target awal Rp 74 triliun sementara realisasinya menjadi sebanyak Rp 88 triliun.
"Setelah sebagian besar laporan keuangan diterima, keuntungan BUMN tahun buku 2009 menjadi Rp 88 triliun," ujarnya.
Sebelumnya, pada pertengahan tahun 2009 lalu pemerintah telah menarik dividen interim senilai Rp 1,6 triliun. Penarikan dividen interim ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan APBN-P 2009. Total setoran dividen BUMN tahun lalu mencapai Rp 28,6 triliun
(ang/dnl)











































