"Kalau 2010 itu anggaran tinggi karena kita ada sensus penduduk, itu sudah butuh sekitar 3 triliun lebih. Nanti 2011 ya kembali normal seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Kepala BPS Rusman Heriawan di Komisi XI DPR, Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/4/2010).
Ia mengatakan, ada beberapa kegiatan yang aka dilakukan BPS di tahun 2011, diantaranya melakukan program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya sebesar Rp 879,22 miliar. Kegiatan dalam program tersebut antara lain belanja pegawai, belanja barang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, ada program pengawasan dan peningkatan akuntabilitas aparatur BPS sebanyak Rp 4,5 miliar untuk menampung kegiatan program kerja pengawasan tahunan, review laporan keuangan, dan pembinaan /penyuluhan terhadap pelaksanaan administrasi keuangan di seluruh satuan kerja dalam rangka meningkatkan kinerja administrasi BPS.
Terakhir, program penyediaan dan pelayanan informasi statistik sebesar Rp 606,69 miliar. Menurut Rusman, program tersebut menampung seluruh kegiatan teknis dan pendukungnya yaitu kegiatan survei, sensus, uji coba dan pendukungnya seperti penyusunan metodologi, pengolahan, dan kebutuhan peralatannya.
"Hasilnya berupa output data yang diterbitkan baik tahunan, triwulanan maupun bulanan dan mingguan," ujar Rusman.
(ang/qom)











































