Β
Direktur Direktorat Internasional Bank Indonesia Nelson Tampubolon mengatakan, utang tersebut terdiri dari pinjaman pemerintah, BI dan pinjaman luar negeri atas utang swasta.
"Sampai dengan bulan Maret 2010 pinjaman pemerintah RI yang tercatat adalah sebesar US$ 95,1 miliar sedang bank sentral tercatat US$ 10,5 miliar. Sedangkan untuk swasta tercatat sebesar US$ 75,1 miliar terdiri atas utang bank sebesar US$ 10,2 miliar dan non bank sebesar US$ 64,9 miliar," ujarnya di Gedung BI, Jalan Budi Kemulyaan, Jakarta, Jumat (30/04/2010).
Nelson mengatakan utang Indonesia ini meningkat dibanding posisi utang bulan Februari lalu yang hanya US$ 179 miliar terdiri atas utang pemerintah US$ 104 miliar dan utang swasta sebesar US$ 75 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memaparkan, secara nominal utang Indonesia memang terus meningkat dari tahun ke tahun. "Tetapi secara rasio terhadap PDB (produk domestik buro) angkanya kecil dan jauh lebih baik dibanding rasio negara-negara lain," pungkasnya.
Data utang luar negeri tersebut diperoleh melalui Kementerian Keuangan dan BI. Namun untuk data utang luar negeri swasta diperoleh dari BI.
(dru/dnl)











































