SBY: Jangan Ada Lagi PHK yang Tidak Perlu

May Day

SBY: Jangan Ada Lagi PHK yang Tidak Perlu

- detikFinance
Sabtu, 01 Mei 2010 15:42 WIB
Karawang - Presiden SBY berjanji pemerintah akan terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan bekerja keras menciptakan lapangan kerja sebagai sumber pendapatan rakyatda tidak ada lagi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tidak perlu.

"Pemerintah berkepentingan agar yang sudah bekerja dapat tetap bekerja, sehingga kesejahteraan pekerja meningkat seiring perkembangan dan pertumbuhan perusahaan. Tidak ada PHK yang tidak perlu," tegas SBY saat berkunjung ke fasilitas produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia di Kawasan Industri Karawang, Sabtu (1/5/2010).

SBY mengatakan, agar tidak ada PHK, maka tidak boleh ada perusahaan yang mengalami kebangkrutan. "Sebab bangkrut hampir pasti akan diikuti PHK. Kita semua tidak mau ada PHK. Pemerintah terus berupaya sektor riil dan perusahaan tidak bangkrut. Bila ekonomi negara tumbuh maka dunia usaha dapat bergerak bekembang. Pemerintah terus berupaya sektor riil dan perusahaan tidak bangkrut. Bila ekonomi negara tumbuh maka dunia usaha dapat bergerak bekembang," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, SBY ikut mengimbau serikat pekerja agar ikut bersama-sama membantu perkembangan bisnis perusahaan agar terus tumbuh melalui kerja keras dan penerpaan disiplin dalam hubungan kerja.

"Mari kita cegah aksi-aksi kekerasan, pengerusakan pabrik, mogok massal berhari-hari. Kalau sampai terjadi masalah, selesaikan dengan baik. Bila pengerusakan itu terjadi, maka perusahaannya bubar dan pekerja kehilangan pekerjaan. Pengusaha rugi, pekerja rugi, pemerintah juga rugi," tandasnya.

"Kepada perusahaan, agar terus untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Bila perusahaan berkembang dan dapat untung, maka bagilah dengan seluruh pekerja dan menajemen. Perusahaan memenuhi hak-hak para pekerja dan pekerja penuhi apa yang jadi kewajibannya. Maka semuanya akan tumbuh bersama," tandasnya.
(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads