"Pemerintah berkepentingan agar yang sudah bekerja dapat tetap bekerja, sehingga kesejahteraan pekerja meningkat seiring perkembangan dan pertumbuhan perusahaan. Tidak ada PHK yang tidak perlu," tegas SBY saat berkunjung ke fasilitas produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia di Kawasan Industri Karawang, Sabtu (1/5/2010).
SBY mengatakan, agar tidak ada PHK, maka tidak boleh ada perusahaan yang mengalami kebangkrutan. "Sebab bangkrut hampir pasti akan diikuti PHK. Kita semua tidak mau ada PHK. Pemerintah terus berupaya sektor riil dan perusahaan tidak bangkrut. Bila ekonomi negara tumbuh maka dunia usaha dapat bergerak bekembang. Pemerintah terus berupaya sektor riil dan perusahaan tidak bangkrut. Bila ekonomi negara tumbuh maka dunia usaha dapat bergerak bekembang," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mari kita cegah aksi-aksi kekerasan, pengerusakan pabrik, mogok massal berhari-hari. Kalau sampai terjadi masalah, selesaikan dengan baik. Bila pengerusakan itu terjadi, maka perusahaannya bubar dan pekerja kehilangan pekerjaan. Pengusaha rugi, pekerja rugi, pemerintah juga rugi," tandasnya.
"Kepada perusahaan, agar terus untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Bila perusahaan berkembang dan dapat untung, maka bagilah dengan seluruh pekerja dan menajemen. Perusahaan memenuhi hak-hak para pekerja dan pekerja penuhi apa yang jadi kewajibannya. Maka semuanya akan tumbuh bersama," tandasnya.
(dnl/dnl)











































