Sri Mulyani Waspadai Peringatan IMF

Sri Mulyani Waspadai Peringatan IMF

- detikFinance
Sabtu, 01 Mei 2010 20:04 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui peringatan dari lembaga internasional IMF (International Monetary Fund) yang mengatakan perekonomian Indonesia berisiko mengalami overheating atau kepanasan bisa saja terjadi. Faktor utamanya adalah dari derasnya arus dana asing yang masuk.

Hal ini disampaikan oleh Sri Mulyani saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (1/5/2010).

"Kalau dilihat dari target inflasi kali ini dibanding tahun lalu, itu menggambarkan bahwa kita sudah memahami adanya kemungkinan dampak dari pemulihan ekonomi dan capital inflow yang bisa menciptakan kepada dampak uang beredar, dan bisa menimbulkan ekses dalam bentuk overheating atau tekanan terhadap beberapa harga dari aset baik itu likuid ataupun non likuid seperti properti," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadi, kata Sri Mulyani, risiko overheating yang diperingatkan oleh IMF ini memang disebabkan arus modal asing yang masuk. Seperti terlihat dari posisi cadangan devisa Indonesia yang sampai akhir April mencetak rekor di atas US$ 77 miliar karena derasnya arus modal asing ini. Bahkan nilai tukar rupiah pun mengalami penguatan yang cepat.

"Overheating ini bukan disebabkan dari ekspansi permintaan. Overheating kan penyebabnya uang beredar karena capital inflow, itu yang dibilang IMF, bukan dari sisi permintaannya," jelasnya.

Meskipun begitu, menurut Sri Mulyani, overheating ini tidak akan menimbulkan bubble ekonomi. (dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads