Dua pameran ini akan menampilkan produk-produk alas kaki dan kulit seperti sepatu kulit, sandal kulit, tas kulit, pakaian kulit, sepatu sport, sepatu booth, sepatu golf, sepatu pengaman, sandal kulit, sandal batik, danΒ berbagai pernak pernik produk kulit dari macam-macam kulit seperti kulit reptil, sapi, ikan pari, kambing dalam bentuk ikat pinggang, dompet, topi, dan lain-lain.
"Untuk ukuran Indonesia pameran ini terbesar dan terbaik, khusus untuk tahun ini ada pameran mesin-mesin penyamak kulit," kata Ketua Umum Asosiasi Penyamak Kulit (APKI) Senjaya saat ditemui dalam acara jumpa pers di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (3/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pameran ini merupakan kerjasama Kementerian Perindustrian dengan Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) dan Asosiasi Penyamak Kulit Indonesia (APKI). Sebanyak 184 perusahaan akan ikut serta yang akan menempatkan 218 booth.
Dua pameran ini akan ditargetkan akan dikunjungi ribuan orang dari dalam dan luar negeri, paling tidak sebanyak 4.300 orang selama 4 hari.
Seperti diketahui kinerja omset penjualan industri alas kaki dan kulit Indonesia pada triwulan I-2010 mencapai Rp 4,6 triliun atau mengalami kenaikan 10% dibandingkan periode triwulan IV-2009.
Target pasar ekspor sektor ini pada tahun 2010 diharapkan mencapai US$ 2 miliar atau mengalami kenaikan 11% dibandingkan kinerja ekspor 2009 lalu.
(hen/dnl)










































