Pameran Sepatu dan Produk Kulit Terbesar Kembali Digelar

Pameran Sepatu dan Produk Kulit Terbesar Kembali Digelar

- detikFinance
Senin, 03 Mei 2010 12:53 WIB
Jakarta - Pameran terbesar produk-produk alas kaki dan produk kulit terbesar di Indonesia, Indo Leather and Footwear (ILF) 2010 dan Gelar Sepatu, Kulit, dan Produk Kulit 2010 secara bersamaan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada 6-9 Mei 2010.

Dua pameran ini akan menampilkan produk-produk alas kaki dan kulit seperti sepatu kulit, sandal kulit, tas kulit, pakaian kulit, sepatu sport, sepatu booth, sepatu golf, sepatu pengaman, sandal kulit, sandal batik, danΒ  berbagai pernak pernik produk kulit dari macam-macam kulit seperti kulit reptil, sapi, ikan pari, kambing dalam bentuk ikat pinggang, dompet, topi, dan lain-lain.

"Untuk ukuran Indonesia pameran ini terbesar dan terbaik, khusus untuk tahun ini ada pameran mesin-mesin penyamak kulit," kata Ketua Umum Asosiasi Penyamak Kulit (APKI) Senjaya saat ditemui dalam acara jumpa pers di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (3/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senjaya menjelaskan dua pameran ini berlangsung secara bersamaan. Khusus untuk produk-produk kulit, negara-negara Italia, India, dan Pakistan akan ikut hadir dalam ajang ini untuk menawarkan produk-produk mereka, bahkan China siap memamerkan produk-produk penyamak kulitnya.

Pameran ini merupakan kerjasama Kementerian Perindustrian dengan Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) dan Asosiasi Penyamak Kulit Indonesia (APKI). Sebanyak 184 perusahaan akan ikut serta yang akan menempatkan 218 booth.

Dua pameran ini akan ditargetkan akan dikunjungi ribuan orang dari dalam dan luar negeri, paling tidak sebanyak 4.300 orang selama 4 hari.

Seperti diketahui kinerja omset penjualan industri alas kaki dan kulit Indonesia pada triwulan I-2010 mencapai Rp 4,6 triliun atau mengalami kenaikan 10% dibandingkan periode triwulan IV-2009.

Target pasar ekspor sektor ini pada tahun 2010 diharapkan mencapai US$ 2 miliar atau mengalami kenaikan 11% dibandingkan kinerja ekspor 2009 lalu.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads