BPS: Rugi Kalau Menolak Disensus

BPS: Rugi Kalau Menolak Disensus

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 03 Mei 2010 13:54 WIB
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengimbau kepada masyarakat untuk mengukung jalannya sensus penduduk 2010 yang rencananya dilakukan mulai 1 sampai 31 Mei 2010. Jika menolak disensus, masyarakat akan rugi sendiri.

Demikian disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan saat ditemui di kantornya, Jalan DR Soetomo, Jakarta, Senin (3/5/2010).

"Kerugian dari masyarakat yang tidak mengisi sensus adalah tidak akan terekam secara baik sebagai penduduk Indonesia. Kan nanti bisa ketahuan mana yang masih menganggur dan butuh pekerjaan, mana yang sudah seharusnya pensiun dan lain-lain," tutur Rusman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rusman, salah satu kendala yang dihadapi BPS dalam melaksanakan sensus tersebut adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam bekerja sama terkait sensus tersebut. Bahkan, di beberapa daerah ada masyarakat yang merasa curiga dengan kegiatan sensus yang dilakukan oleh BPS.

"Presiden saja mau kok disensus, masa masyarakat lain tidak mau. Jadi sensus ini perlu kita beri contoh yang baik supaya kesadaran masyarakat bisa muncul," kata Rusman.

Menurut Rusman, pada Sensus Penduduk 2000, jumlah penduduk Indonesia jumlahnya mencapai 205,1 juta jiwa, menempatkan Indonesia sebagai negara keempat terbesar setelah China, India, dan Amerika Serikat. Sekitar 121 juta atau 60,1% di antaranya tinggal di pulau Jawa, pulau yang paling padat penduduknya dengan tingkat kepadatan 103 jiwa per kilometer per segi.

Menurutnya, penduduk Indonesia tahun 2010 diperkirakan sekitar 234.2 juta. Dalam Sensus Penduduk 2010 yang akan datang diperkirakan akan dicacah penduduk yang bertempat tinggal di sekitar 65 juta rumahtangga.

Untuk keperluan pencacahan ini akan dipekerjakan sekitar 600 ribu pencacah yang diharapkan berasal dari wilayah setempat sehingga mengenali wilayah kerjanya secara baik. Pencacah telah dilatih secara intensif selama tiga hari sebelum diterjunkan ke lapangan.

Sensus-sensus penduduk sebelumnya diselenggarakan pada tahun-tahun 1961, 1971, 1980, 1990, dan 2000.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads