Proyek Patungan Antam-Krakatau Steel Bengkak Rp 220 Miliar

Proyek Patungan Antam-Krakatau Steel Bengkak Rp 220 Miliar

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Rabu, 05 Mei 2010 10:09 WIB
Proyek Patungan Antam-Krakatau Steel Bengkak Rp 220 Miliar
Jakarta - Invetasi proyek Meratus, pembangunan pabrik pengolahan bijih besi hasil kolaborasi PT Krakatau Steel dengan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dipastikan bertambah Rp 220 miliar guna pembangunan power plant gas buang berkapasitas 28 megawatt. Sampai saat ini progres pabrik meratus sudah mencapai 45%, dan diperkirakan pada bulan Juli 2011 sudah mulai beroperasi.

"Kita menambah power plan. Jadi ada tambahan sekitar Rp 220 miliar," kata Direktur Utama KS Fazwar Bujang, saat ditemui di Gedung DPR-RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (4/5/2010) malam.

Ia menjelaskan, penambahan investasi power plant ini digunakan untuk pemanfaatan limbah gas buang dari hasil pengolahan bijih besi. Gas buang ini, setelah diolah, rencananya akan dijual ke PT PLN (Persero).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gas buang sayang kalau dibuang. Itu bisa menghasilkan listrik dan dijual ke PLN. Kapasitas power plant 28 megawatt," ucap Fazwar.

Sedangkan untuk investasi berdenominasi Dollar Amerika Serikat (AS) sebanyak US$ 65 juta, tidak terjadi penambahan. Rencananya pabrik berkapasitas 300.000 ton per tahun ini, pembangunannya akan tuntas di bulan Juli 2011.

"Sekarang itu sudah sampai 45%. Jadwal kita Juli 2011 harus beroperasi," paparnya.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads