Pengangkatan Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi Direktur Bank Dunia dinilai berdampak positif bagi citra Indonesia di mata internasional. Dampaknya tidak akan direspon terlalu negatif oleh pasar.
"Ini bagus sekali untuk Mbak Ani (panggilan akrab Sri Mulyani) juga untuk Indonesia. Posisi di Bank Dunia ini sangat prestisius, jarang orang bisa masuk," kata Pengamat Ekonomi Dradjad Wibowo saat dihubungi detikFinance, Rabu (5/4/2010).
Menurutnya, dengan diangkatnya Sri Mulyani menjadi Direktur Bank Dunia maka ia harus mengundurkan diri dari jabatan Menteri Keuangan. Dradjad mengatakan, jika kelak Sri Mulyani mengundurkan diri, maka hal itu tidak akan direspons terlalu negatif oleh pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, Kementerian Keuangan juga tidak akan melemah pasca kepergian Sri Mulyani. Menurutnya, masih banyak tokoh birokrat berpengalaman yang bisa menopang keuangan Indonesia. "Di sana masih ada Anggito Abimanyu, Mulia Nasution, Darmin Nasution dan banyak lagi," ujarnya.
Dradjad mengaku sangat mendukung Sri Mulyani untuk menjadi Direktur Bank Dunia. Ia berharap, Sri Mulyani bisa bekerja lebih maksimal tanpa tekanan politik seperti yang selama ini Sri Mulyani dapat.
"Kadang ada orang yang cocok di tempat tertentu tapi enggak cocok tempat lain. Selama ini ia (Sri Mulyani) selalu mendapat beban politik yang mungkin membuat kinerjanya tidak maksimal," katanya.
Secara terpisah, Pengamat Ekonomi Farial Anwar mengatakan, isu pengunduran diri Sri Mulyani tidak akan berpengaruh banyak terhadap nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Menurutnya, rupiah tidak akan melemah hanya dengan isu tersebut, saat ini rupiah sedang terus menguat akibat banjirnya hot money masuk ke Indonesia.
"Saat ini sedang banyak dolar masuk pasar jadi rupiah menguat terus. Kalau orang mau spekulasi rupiah itu bakal melemah itu enggak bisa," jelasnya.
Drajad menambahkan, jika memang turun, rupiah akan melemah ke level Rp 9.300-9.400/US$. Namun tingkat rupiah seperti itu dirasa akan sangat nyaman bagi ekspor dan impor. (ang/dnl)










































