Sri Mulyani Rencana Gelar Perpisahan 20 Mei

Sri Mulyani Rencana Gelar Perpisahan 20 Mei

- detikFinance
Senin, 10 Mei 2010 08:18 WIB
Sri Mulyani Rencana Gelar Perpisahan 20 Mei
Jakarta - Sri Mulyani akan segera meninggalkan posisinya sebagai Menteri Keuangan untuk menjadi Managing Director di Bank Dunia per 1 Juni. Namun Sri Mulyani rencananya sudah akan meninggalkan tanah air pada akhir Mei.

Rencananya, Sri Mulyani akan menggelar perpisahan dengan warga Kementerian Keuangan serta para wartawan tepat pada Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei.

"Kita agendakan sehabis upacara Kebangkitan Nasional, tapi lihat agenda yang lain dulu," ujar sumber yang dekat dengan Sri Mulyani, saat ditanya wartawan apakah Sri Mulyani akan mengadakan perpisahan akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sumber tersebut mengatakan, keberangkatan Sri Mulyani direncanakan beberapa hari sebelum mulai bekerja di World Bank per 1 Juni mendatang. Hal ini disebabkan harus mengikuti masa pengenalan di tempat kerja barunya tersebut.

"Ya berangkatnya pasti sebelum tanggal itu (1 Juni 2010) karena kan ada masa pengenalan dulu," ujarnya.

Bank Dunia memilih Sri Mulyani sebagai Managing Director setelah melakukan proses seleksi secara internasional. Salah satu wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes itu akan menggantikan Juan Jose Daboub, yang merupakan mantan Menteri Keuangan El Savador.

Sri Mulyani akan menjadi direktur Bank Dunia untuk 3 wilayah yakni Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah dan Afrika Utara, Asia Timur dan Pasifik. Sri Mulyani juga akan mengurusi masalah Information System Group.

Mundurnya Sri Mulyani sempat memberikan guncangan ke pasar finansial Indonesia, IHSG anjlok sementara nilai tukar rupiah ikut merosot. Kemunduran Sri Mulyani turut memberikan sentimen negatif, disamping sentimen negatif krisis utang Yunani.

Nama-nama calon pengganti Sri Mulyani kini sudah bermunculan, diantaranya Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Anggito Abimanyu, Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo, pjs Gubernur BI Darmin Nasution.

(nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads