6 Perusahaan Ikut Tender EPC Proyek Kabel Bawah Laut PLN

6 Perusahaan Ikut Tender EPC Proyek Kabel Bawah Laut PLN

- detikFinance
Senin, 10 Mei 2010 11:18 WIB
Jakarta - Enam perusahaan tengah bersaing dalam tender rekayasa, pengadaan dan kontruksi (Engineering Procurement Construction/EPC) proyek kabel bawah laut Jawa Bali dengan kapasitas 200 MW senilai US$ 60 juta.

"Dari 12 perusahaan yang ikut tender EPC, sekarang tinggal enam perusahaan," kata Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan sebelum mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/5/2010).

Rencananya, pemenang tender pemenang tender akan mendanai proyek senilai US$ 60 juta tersebut.
 
Dahlan menargetkan kabel yang akan membawa listrik dari Banyuwangi (Jawa Timur) ke Gilimanuk (Bali) tersebut akan  mulai beroperasi pada akhir tahun 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pembangunannya baru bisa dimulai tahun depan karena pemenang harus bikin kabel dulu. Pembangunannya hanya sekitar 2 bulan. Namun, cuma bisa dilakukan pada bulan September hingga November, selain itu tidak bisa. Jadi baru bisa selesai akhir 2011," tambahnya.

Dahlan berharap kehadiran kabel bawah laut ini dapat memperkuat interkoneksi Jawa-Bali yang sudah ada. Pasalnya, saat ini dari 11 kabel bawah laut yang sudah ada, sembilan diantaranya sudah rusak, sehingga hanya tersisa dua kabel dengan kapasitas 200 MW.

"Jadi kalau ini ada, bisa tambah 200 MW sehingga totalnya bisa 400 Mw," kata dia.

Namun sayangnya, Dahlan enggan menyebutkan nama enam perusahaan yang tersisa dalam tender EPC tersebut.

"Nama-namanya saya tidak hafal. Tapi perusahaan-perusahaan itu ada yang dari  Eropa , Jepang, dan  China," imbuhnya.

(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads