Faktor Kemiskinan Picu Seringnya Tabung Elpiji 3 Kg Meledak

Faktor Kemiskinan Picu Seringnya Tabung Elpiji 3 Kg Meledak

- detikFinance
Senin, 10 Mei 2010 15:47 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyatakan kebakaran yang disebabkan bocornya gas elpiji 3 Kilogram terjadi  karena faktor kemiskinan.

Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya menyatakan kebocoran gas elpiji baru marak terjadi di Jakarta setelah program konversi ini berlangsung 2,5 tahun.

Menurut dia, selama jangka waktu tersebut, rata-rata peralatan seperti selang, kompor, dan regulator sudah mulai rusak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masyarakat yang kurang mampu tidak bisa beli dengan selang berstandar SNI. Di lapangan ditemukan mereka terpaksa beli selang bodong yang harganya lebih murah bahkan ada yang terpaksa pakai selang air. Ada regulator sudah  rusak tapi tidak diganti. Jadi masalahnya sebenarnya di sana," kata Hanung di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (10/5/2010).

Selain masalah kemiskinan, hal lain yang menyebabkan kecelakaan tersebut yaitu lingkungan dapur yang tidak memenuhi standar seperti tidak adanya ventilasi.

"Sehingga alau ada kebocoran maka gas tidak bisa keluar dari ruangan, lalu ada yang menyalakan api maka kebakaran tidak dapat dihindari," ungkapnya.

Salah satu solusi yang diusulkan untuk mengatasi hal ini, yaitu BUMN Migas tersebut membantu masyarakat kurang mampu dalam pergantian peralatan elpiji 3 Kilogram yang sudah rusak tersebut.

"Bisa dengan cara kredit atau dengan cara yang lain. Misalnya, pemerintah menugaskan Pertamina untuk mengganti itu secara rutin dan gratis kepada masyarakat dengan dana yang disiapkan pemerintah.  Pertamina siap jika memang ditugaskan," paparnya.

(epi/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads