"Saya ini nasionalis sejati," tegasnya usai menemani Presiden SBY bertemu George Soros di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (10/5/2010).
Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani juga ditanyai mengenai kriteria yang tepat mengenai pengganti dirinya untuk menggawangi keuangan negara. Namun Sri Mulyani enggan menjawab karena itu merupakan kewenangan dari Presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani juga menanggapi soal pertumbuhan ekonomi kuartal I-2010 yang mencapai 5,7%. Menurutnya itu merupakan awal yang bagus di tahun 2010 ini.
"Saya lihat kuartal II biasanya lebih kuat lagi, jadi kita harapkan momentum itu tidak terganggu. Agak sedikit harus dijaga karena tentu saja turbulence yang terjadi di Yunani dan Eropa ini menimbulkan suasana yang harus disikapi," tuturnya.
Menurutnya, jika seluruh elemen kebijakan pemerintah yang terangkum dalam APBN-P 2010 dijalani dengan sungguh-sungguh, maka laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal-kuartal selanjutnya akan lebih tinggi dari pencapaian kuartal I-2010.
(dnl/qom)











































