Pakar marketing yang juga guru besar FEUI, Rhenald Kasali memiliki pandangan tersendiri terhadap beberapa nama 'calon' menteri keuangan pengganti Sri Mulyani yang sudah ramai dibincangkan khalayak banyak. Rhenald mengungkapkan dari sekian nama-nama tersebut semuanya minim dalam pengalaman dunia internasional.
Rhenald membagi beberapa kategori nama calon menkeu itu antara lain, berdasarkan sosok keterwakilan, nama Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana bakal menjadi calon kuat untuk menjadi menkeu baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengatakan ada beberapa nama yang masuk dalam katagori sosok yang berada ditengah-tengah, nama Pjs Gubernur BI Darmin Nasution, Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo dan Kepala Bapepam Fuad Rahmany masuk dalam jajaran calon kelompok ini.
"Agus pasti tidak akan kompromi dengan politisi, politisi pasti tidak senang sama dia," katanya.
Namun kata dia jika melihat peta politik sekarang ini dengan peranan dari Aburizal Bakrie yang cukup kuat sebagai ketua harian sekber koalisi. Ia memperkirakan menkeu baru akan dipilih orang yang dekat dengan Aburizal dalam hal ini kemungkinan besar masuklah nama Anggito Abimanyu.
"Tetapi diantara mereka ini semua, yang memiliki pengalaman internasional yang kuat itu tidak ada. Karena yang diperlukan bukan hanya tahu ekonomi tetapi memerlukan orang yang tidak mudah dikendalikan oleh badan-badan internasional," katanya.
Ia berpendapat, berbeda dengan Sri Mulyani, semua orang tahu Sri Mulyani sangat pandai dan lurus dalam berkomunikasi di internasional, sehingga tidak mudah dikendalikan oleh pihak asing. Ia juga tidak begitu yakin, nama-nama tadi akan terealisasi dan dipilih oleh Presiden SBY, pasalnya karakter Presiden SBY yang susah ditebak seperti dalam kasus pemilihan Wakil Presiden pada 2009 lalu.
"Memang SBY susah ditebak sangat unik dalam memilih orang, sangat unik," ujarnya.
Sebagai seorang teknokrat (ekonom), saat ini kata dia para teknokrat pusing menghadapi politik yang telah menjadi panglima. Bahkan politik sekarang ini sudah semuanya bermuara untuk kepentingan pribadi politisi.
Sri Mulyani akan resmi menjadi Managing Director Bank Dunia per 1 Juni 2010. Sri Mulyani rencananya sudah akan berada di Washington, AS seminggu sebelumnya. Kabarnya, Sri Mulyani akan menggelar perpisahan pada 20 Mei, tepat dengan hari kebangkitan nasional.
(hen/qom)











































