Menebak Kans Para Calon Menkeu

Menebak Kans Para Calon Menkeu

- detikFinance
Selasa, 11 Mei 2010 10:17 WIB
Jakarta - Sejumlah nama calon menteri keuangan pengganti Sri Mulyani terus bermunculan. Cukup sulit menebak siapa menkeu baru itu mengingat cara Presiden SBY yang selama ini unik. Bagaimana kans para calon menkeu yang selama ini namanya disebut-sebut?

Pakar marketing yang juga guru besar FEUI, Rhenald Kasali memiliki pandangan tersendiri terhadap beberapa nama 'calon' menteri keuangan pengganti Sri Mulyani yang sudah ramai dibincangkan khalayak banyak. Rhenald mengungkapkan dari sekian nama-nama tersebut semuanya minim dalam pengalaman dunia internasional.

Rhenald membagi beberapa kategori nama calon menkeu itu antara lain, berdasarkan sosok keterwakilan,  nama Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana bakal menjadi calon kuat untuk menjadi menkeu baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau melihat dari caranya SBY, kemungkinan besar jatuhnya pada Armida, karena keterwakilan itu penting bagi SBY,  Armida itu ekonom, profesional dan perempuan," pungkas Rhenald saat dihubungi detikFinance, Selasa (11/5/2010).

Ia juga mengatakan ada beberapa nama yang  masuk dalam katagori sosok yang berada ditengah-tengah, nama Pjs Gubernur BI Darmin Nasution, Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo dan  Kepala Bapepam Fuad Rahmany masuk dalam jajaran calon kelompok ini.

"Agus pasti tidak akan kompromi dengan politisi, politisi pasti tidak senang sama dia," katanya.

Namun kata dia jika melihat  peta politik sekarang  ini dengan peranan dari Aburizal Bakrie  yang cukup kuat sebagai ketua harian sekber koalisi. Ia memperkirakan menkeu baru  akan dipilih orang yang dekat dengan Aburizal dalam hal ini kemungkinan besar masuklah nama Anggito Abimanyu.

"Tetapi diantara  mereka ini semua, yang memiliki pengalaman  internasional yang kuat itu tidak ada. Karena yang diperlukan bukan hanya tahu ekonomi tetapi memerlukan orang yang tidak mudah dikendalikan oleh badan-badan internasional," katanya.

Ia berpendapat, berbeda dengan Sri Mulyani, semua orang tahu Sri Mulyani sangat pandai dan lurus dalam berkomunikasi di internasional, sehingga tidak mudah dikendalikan oleh pihak asing.  Ia juga tidak begitu yakin, nama-nama tadi akan terealisasi dan dipilih oleh Presiden SBY, pasalnya karakter Presiden SBY yang susah ditebak seperti dalam kasus pemilihan Wakil Presiden pada 2009 lalu.

"Memang SBY susah ditebak sangat unik dalam memilih orang, sangat unik," ujarnya.

Sebagai seorang teknokrat (ekonom), saat ini kata dia para teknokrat pusing menghadapi politik yang telah menjadi panglima. Bahkan politik sekarang ini sudah semuanya bermuara untuk kepentingan pribadi politisi.

Sri Mulyani akan resmi menjadi Managing Director Bank Dunia per 1 Juni 2010. Sri Mulyani rencananya sudah akan berada di Washington, AS seminggu sebelumnya. Kabarnya, Sri Mulyani akan menggelar perpisahan pada 20 Mei, tepat dengan hari kebangkitan nasional.



(hen/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads