Vice Corporate Communication Pertamina Basuki Trikora Putra mengatakan, selama elpiji bersubsidi ini menjadi barang bebas, maka konsumsi akan meningkat dari kuota.
"Selama belum ada pemberlakukan sistem distribusi tertutup pembengkakan akan terjadi atau bisa lebih dari yang ditetapkan di APBN-P," ujarnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (14/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sesuai dengan permintaan pemerintah yakni 10 juta di 2010," katanya.
Guna mendukung pelaksanaan tersebut, Pertamina telah menunjuk perusahaan-perusahaan pemasok tabung. "Kurang lebih ada 70 perusahaan di antaranya dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Bosma Bima Indra dan Wijaya Karya (WIKA)," kata Basuki
Untuk pendistribusian paket perdana tahun ini, dibutuhkan sebanyak 8 juta tabung. Untuk diketahui realisasi pendistribusian paket perdana program konversi dari 2007-pertengahan Mei 2010 sudah mencapai 44,5 juta paket.
(dru/dnl)











































