Pertamina Beri Asuransi Konsumen LPG 3 Kg

Pertamina Beri Asuransi Konsumen LPG 3 Kg

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Minggu, 16 Mei 2010 11:15 WIB
Pertamina Beri Asuransi Konsumen LPG 3 Kg
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) sebagai pihak yang ditunjuk oleh pemerintah melaksanakan Program Konversi Minyak Tanah ke LPG akan memberikan asuransi kecelakaan diri atau harta benda yang disebabkan oleh kecelakaan yang diderita oleh penerima Program Konversi Minyak Tanah ke LPG 3 kg. Asuransi bersifat Reimbursable Basis.

β€œAsuransi diberikan kepada korban yang termasuk dalam Program Konversi dibuktikan dengan adanya Kartu Cacah dan atau Surat Pernyataan Resmi dari Manager Region Pertamina setempat,” ujar VP Corporate Communication Basuki Trikora Putra dalam situs resmi Kementerian ESDM, Minggu (16/5/2010).

Penyediaan asuransi untuk pengguna tabung LPG 3 kg itu dilakukan Pertamina dengan cara menggandeng PT Tugu Pratama Indonesia, anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang asuransi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walaupun telah ada mekanisme pemberian asuransi, ia mengharapkan semua pihak tetap menggunakan bahan bakar LPG sesuai dengan kegunaannya dan prosedur keselamatan yang telah disosialisasikan untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang tidak diingikan.

Polis Asuransi yang menutupi kerugian tersebut bersifat Reimbursable Basis, yang berarti bahwa pihak tertanggung (Pertamina), harus terlebih dahulu melakukan seluruh pembayaran berdasarkan persetujuan dari pihak Penanggung.

Proses pergantian kerugian disertai dengan bukti-bukti dokumen kerugian yang mengacu pada Sistem dan Prosedur klaim penyelesaian Konversi LPG. Sistem dan prosedur klaim sebagai berikut, pertama, Pertamina menerima laporan terjadinya kecelakaan LPG dan selanjutnya melaporkan kepada pihak asuransi.

Kedua, pihak asuransi melakukan verifikasi untuk menentukan apakah kecelakan tersebut masuk dalam objek yang diasuransikan (Program Konversi). Laporan yang diverifikasi berupa tanggal kejadian, lokasi kejadian, gambaran kejadian dan objek yang mengalami kerusakan, perkiraan kerugian, cidera badan, nama dan copy surat jaminan rumah sakit yang telah diterbitkan Pertamina, serta detail kerusakan properti pihak ketiga.

Ketiga, jika klaim properti berpotensi meluas, maka akan ditunjuk pihak ahli untuk melakukan verifikasi. Keempat, setelah verifikasi selesai dan hasilnya memenuhi persyaratan, maka pihak asuransi akan melakukan proses lanjutan dan monitoring serta berkoordinasi dengan Pertamina.

Kelima, pertamina memerintahkan pembayaran kepada penerima (korban kecelakaan) yang telah memenuhi dokumen tagihan rumah termasuk bukti biaya yang telah dikeluarkan oleh korban, surat pembebasan tuntutan dari korban yang ditujukan ke Pertamina, surat permintaan pemindahbukuan ke rekening tujuan, dan waktu pembayaran 4 hari kerja setelah kelengkapan dokumen diterima.

Terakhir, setelah proses pembayaran, pihak asuransi menerbitkan Nota Pembayaran atas nama Pertamina dan Penutupan File yang berisi pemberitahuan bahwa kompensasi telah dipindahbukukan ke rekening tujuan.

(ang/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads