8 Transaksi Gas Rp 8,5 Triliun Diteken

8 Transaksi Gas Rp 8,5 Triliun Diteken

- detikFinance
Selasa, 18 Mei 2010 10:57 WIB
Jakarta - Delapan kontrak jual beli gas untuk konsumen dalam negeri senilai US$ 908,7 juta atau setara dengan Rp 8,5 triliun ditandatangani dalam acara pameran dan konvensi the Indonesia Petroleum Association (IPA).

Menurut Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas, Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Agus Suryono, seluruh volume gas yang terkontrak sebesar 177.573 miliar bristish thermal unit (BBTU) tersebut akan digunakan untuk meningkatkan gas bagi kebutuhan domestik antara lain untuk industri, listrik dan peningkatan produksi minyak.

"Ada tiga kontrak yang pembelinya BUMD. Gas itu akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan gas ke industri di sekitar wilayah mereka sehingga diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut," kata Agus dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Selasa (18/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menyatakan, BP migas juga mendorong kesepakatan bisnis penjualan gas di daerah-daerah marjinal. Ia mencontohkan, penjualan gas kepada PT Henrison Iriana yang dipasoknya untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik di Papua. Langkah ini akan mengurangi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) oleh PT PLN (Persero) guna menekan biaya produksi dan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Papua.

"Begitu pula dengan penjualan gas pada konsorsium Pertamina Gas dan PT Medco Gas yang akan diperuntukkan untuk kilang Methanol di Pulau Bunyu, Kalimantan Timur," ungkapnya.

Agus menyatakan, pada 12 Mei lalu juga telah ditandatangani amandemen perjanjian jual beli gas (PJBG) antara PT PLN Tarakan dengan PT Merdco E&P Tarakan. Kontrak akan berlaku selama 5 tahun ke depan dengan laju alirnya sekitar 3-6 BBTU per hari.

"Dengan kesepakatan ini, listrik akan lebih terjamin di Tarakan," kata dia.

Ke delapan kontrak tersebut yaitu:

  1. Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (BUMD Provinsi Sumsel) dengan JoB Pertamina-Talisman Jambi Merang. Total volume 49.305 BBTU senilai US$ 286.556.972,66. Dengan lama kontrak 9 tahun mulai tahun 2011.
  2. PT Pembangunan Kota Batam (BUMD Batam) dengan JoB Pertamina-Talisman Jambi Merang. Total volume 65.740 BBTU senilai US$ 370.906.963,55. Dengan lama kontrak 9 tahun mulai tahun 2011.
  3. PT Gresik Migas (BUMD Kabupaten Gresik) dengan Kodeco Energy Co.Ltd., CNOOC Madura Ltd, Pertamina Hulu Eneri W Madura Offshore. Total volume 31.025 BBTU senilai US$ 175.141.968. Dengan lama kontrak 5 tahun mulai tahun 2011
  4. Henrinson Iriana dengan PetroChina International Bermuda. Total volume 365 BBTU senilai US$ 1.168.000, dengan lama kontrak  1 tahun mulai tahun 2010.
  5. Chevron Pasific Indonesia dengan JoB Pertamina-Talisman Jambi Merang. Total volume 8.030 BBTU senilai US$ 52.195.000, dengan lama kontrak 1 tahun mulai tahun 2011.
  6. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dengan PT Pertamina Hulu Energy (PHE) ONWJ Total volume 3.033 BBTU senilai US$ 17.820.000, dengan lama kontrak 1 tahun mulai tahun 2010.
  7. Konsorsium Pertamina Gas dan PT Medco Gas dengan JOB Pertamina-Medco Simenggaris. Total volume 20.075 BBTU senilai US$ 4.950.000, dengan lama kontrak 11 tahun mulai tahun 2012.
  8. Gas Sales and Supply Agreement (GSSA) PGN dengan PHE ONWJ.
 

(epi/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads