"Pada tahun ini kami targetkan produksi migas Pertamina sebesar 432.000 boepd dan akan naik menjadi 700.000 boepd pada 2014," ujar Dirut Pertamina Karen Agustiawan usai menghadiri acara pameran dan konvensi the Indonesia Petroleum Association (IPA) 2010 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (19/5/2010).
Menurut Karen, peningkatan produksi tersebut berasal dari lapangan-lapangan yang saat ini sudah dikelola oleh anak usaha perseroan yaitu Pertamina EP dan Pertamina Hulu Energy. Selain itu, upaya lain yang dapat dilakukan yaitu dengan mengakusisi beberapa lapangan migas baik di dalam maupun di luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan catatan Pertamina, pada tahun 2010, Pertamina menargetkan produksi migas sebesar 432.400 boepd. Produksi ini akan terus meningkat dari tahun ke tahun. Perseroan menargetkan produksi migas 2011 meningkat menjadi 475.300 boepd dan pada 2012 naik jadi 498.200 boepd.
Pada tahun 2013, produksi migas perseroan akan naik lagi ke level 595.400 boepd dan pada tahun 2014 melonjak menjadi 702.900 boepd. Produksi tersebut berasal dari PT Pertamina EP 353.400 boepd, PT Pertamina Hulu Energy sebanyak 175.200 boepd, PT Pertamina EP Cepu 74.300 boepd, serta merger dan akuisisi 100.000 boepd.
(epi/dnl)











































